menentukan sejauh mana metode drill dapat membantu siswa di SMP Negeri 2 Cibingbin meningkatkan keterampilan smash voli mereka selama kegiatan ekstrakurikuler. Rendahnya kemampuan siswa dalam menggunakan teknik smash, khususnya dalam aspek langkah pendekatan, tolakan, pukulan, dan arah bola, menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode one-group pretest-posttest dan desain eksperimen kuantitatif. Sebanyak 14 siswa perempuan dipilih sebagai sampel menggunakan purposive sampling, dan tes keterampilan smash voli dilakukan baik sebelum maupun sesudah intervensi. Selama enam sesi, program latihan berbasis drill diterapkan. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji hipotesis paired samples t-test. Berdasarkan temuan penelitian, rata-rata skor pretest sebesar 10,78 meningkat menjadi 15,21 pada posttest, meningkat sebesar 41,1%. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang menunjukkan bahwa pendekatan latihan sangat efektif dalam membantu siswa SMP meningkatkan keterampilan smash bolavoli mereka selama kegiatan ekstrakurikuler.
Copyrights © 2026