Prevalensi merokok pada remaja usia 10 - 19 tahun meningkat dari 7,2% di tahun 2013 menjadi 9,1% pada tahun 2018, peningkatan sebesar 20%. Penyebab karies gigi adalah adanya interaksi dari berbagai faktor diantaranya adalah perilaku dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut, diet atau kebiasaan makan dan faktor ketahanan dan kekuatan gigi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan pentingnya bahaya merokok terhadap pengetahuan remaja tentang kesehatan gigi di SMA Yadika Bandar Lampung. Jenis penelitian ini kuantitatif, dengan pendekatan pra-eksprerimen desain penelitian one group pra-post test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Yadika Bandar Lampung kelas X dan XI sejumlah 239 siswa dan sampel sebanyak 70 siswa menggunakan perhitungan Slovin dengan uji Wilcoxon Signed Ranks Test (Uji non parametrik). Nilai rata-rata pengetahuan siswa sebelum diberikan penyuluhan sebesar 57,43 (std. deviasi 6,064; Min: 50, Max 80). Nilai rata-rata pengetahuan setelah diberikan penyuluhan sebesar 77,00 ( standar deviasi: 7,633 Min: 55 dan Max: 90). Hasil ujiĀ Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh p-value=0,0000,05. Ada pengaruh penyuluhan pentingnya bahaya merokok terhadap pengetahuan karies gigi di SMA Yadika Bandar Lampung. Diharapkan sekolah dapat menyebarluaskan informasi tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui poster, leaflet, dan media WhatsApp kepada semua orang tua siswa yang belum menjadi responden penelitian.
Copyrights © 2026