Serli Sumarni
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Mitra Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penyuluhan Pentingnya Bahaya Merokok Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Gigi Di Sma Yadika Bandar Lampung Serli Sumarni; Nova Mega Rukmana; Nurul Aziza
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 6 (2026): Volume 13 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i6.17721

Abstract

Prevalensi merokok pada remaja usia 10 - 19 tahun meningkat dari 7,2% di tahun 2013 menjadi 9,1% pada tahun 2018, peningkatan sebesar 20%. Penyebab karies gigi adalah adanya interaksi dari berbagai faktor diantaranya adalah perilaku dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut, diet atau kebiasaan makan dan faktor ketahanan dan kekuatan gigi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan pentingnya bahaya merokok terhadap pengetahuan remaja tentang kesehatan gigi di SMA Yadika Bandar Lampung. Jenis penelitian ini kuantitatif, dengan pendekatan pra-eksprerimen desain penelitian one group pra-post test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Yadika Bandar Lampung kelas X dan XI sejumlah 239 siswa dan sampel sebanyak 70 siswa menggunakan perhitungan Slovin dengan uji Wilcoxon Signed Ranks Test (Uji non parametrik). Nilai rata-rata pengetahuan siswa sebelum diberikan penyuluhan sebesar 57,43 (std. deviasi 6,064; Min: 50, Max 80). Nilai rata-rata pengetahuan setelah diberikan penyuluhan sebesar 77,00 ( standar deviasi: 7,633 Min: 55 dan Max: 90). Hasil ujiĀ  Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh p-value=0,0000,05. Ada pengaruh penyuluhan pentingnya bahaya merokok terhadap pengetahuan karies gigi di SMA Yadika Bandar Lampung. Diharapkan sekolah dapat menyebarluaskan informasi tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui poster, leaflet, dan media WhatsApp kepada semua orang tua siswa yang belum menjadi responden penelitian.