Kapasitas VO2 Max berfungsi sebagai penanda krusial bagi tingkat kebugaran kardiorespirasi, yang memiliki nilai strategis bagi mahasiswa program studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga mengingat peran mereka sebagai calon pelatih. Penelitian ini mengadopsi pendekatan pra-eksperimental dengan desain studi pra-tes dan pasca-tes pada satu kelompok responden. Tujuan utama studi ini adalah untuk mengevaluasi dampak program senam aerobik terhadap peningkatan kapasitas VO2max pada populasi mahasiswa tersebut. Temuan studi mengindikasikan adanya kenaikan rata-rata VO2max dari 42,07 ml/kg/menit pada tahap pra-tes menjadi 46,85 ml/kg/menit pada tahap pasca-tes. Analisis uji-t berpasangan menghasilkan nilai p sebesar 0,000, yang secara statistik lebih kecil dari 0,05, mengkonfirmasi adanya perbedaan yang bermakna antara nilai VO2Max sebelum dan sesudah intervensi senam aerobik. Peningkatan rata-rata yang tercatat sebesar 11,36% dapat dikategorikan sebagai peningkatan pada skala menengah hingga baik. Kata kunci: Senam Aerobik, VO2Max, Kebugaran Kardiorespirasi
Copyrights © 2026