Pendidikan merupakan hak setiap individu, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK) yang memerlukan pendekatan pembelajaran sesuai karakteristiknya. Namun, proses pembelajaran di Sekolah Luar Biasa (SLB) masih menghadapi kendala, terutama penggunaan media yang kurang interaktif sehingga siswa kesulitan memahami materi. Pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya pengenalan kosakata perabot elektronik rumah tangga, masih sulit dipahami jika hanya menggunakan metode konvensional. Perkembangan teknologi Virtual Reality (VR) menawarkan solusi melalui pengalaman belajar yang interaktif, imersif, dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis VR untuk pengenalan perabot elektronik rumah tangga dalam Bahasa Inggris bagi anak tunadaksa di SLB menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dihasilkan berupa media VR yang mengintegrasikan objek 3D, teks, audio, dan animasi. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan 88% dari ahli media dan 98% dari ahli materi dengan kategori sangat baik, sehingga media ini layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran. Media ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar, pemahaman, dan daya ingat siswa tunadaksa secara lebih efektif dan menarik.
Copyrights © 2026