Low self esteem among rape survivor is characterized by negative self evaluation, feelling of inferiority, self blame, shame, confusion, and fear that others will find out. These thoughts cause rape victims to maintain feeling of worthlessness, which lead to low self esteem. This study aims to improve self esteem by strengthening positive self beliefs. The study subjects were 24-year-old women who had experienced rape. The assessment methods included interview, observation, Rosenberg Self Esteem scale, graphic test (BAUM, DAP, HTP). The intervention employed cognitive restructuring techniques with focus on modifying negative thought patterns. The results of the intervention indicated an improvement in self esteem, as reflected in positive changes in the subjects’ thought.Rendahnya harga diri pada penyintas perkosaan ditandai dengan evaluasi diri negatif, perasaan rendah diri, menyalahkan diri sendiri, rasa malu, kebingungan, dan ketakutan orang lain akan mengetahui. Pikiran-pikiran ini menyebabkan korban perkosaan mempertahankan perasaan tidak berharga, yang berujung pada rendahnya harga diri. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan harga diri dengan memperkuat keyakinan diri yang positif. Subjek penelitian adalah perempuan berusia 24 tahun yang pernah mengalami perkosaan. Metode penilaian meliputi wawancara, observasi, skala Harga Diri Rosenberg, tes grafis (BAUM, DAP, HTP). Intervensi menggunakan teknik restrukturisasi kognitif dengan fokus pada modifikasi pola pikir negatif. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan harga diri, yang tercermin dalam perubahan positif pada pola pikir subjek.
Copyrights © 2026