Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan akuntansi pemerintahan terhadap kemandirian keuangan daerah dengan efektivitas pengelolaan keuangan daerah sebagai variabel mediasi pada Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara periode 2019–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur (path analysis) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi pemerintahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Namun, penerapan akuntansi pemerintahan tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kemandirian keuangan daerah. Efektivitas pengelolaan keuangan daerah terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah serta mampu memediasi pengaruh penerapan akuntansi pemerintahan terhadap kemandirian keuangan daerah. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas akuntansi pemerintahan perlu diikuti dengan pengelolaan keuangan yang efektif untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Copyrights © 2026