Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine

Dinamika Epidemiologi Malaria dan Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Pesawaran dan Pesisir Barat (2024): Analisis Insidensi dan Implikasi Kebijakan Kesehatan: Khorina Fatin Bilqis, Shellya Puti Sudesty, Sri Octa Handayani

Khorina Fatin Bilqis (Universitas Lampung)
Shellya Puti Sudesty (Unknown)
Sri Octa Handayani (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Jun 2026

Abstract

Malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular berbasis vektor yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Lampung. Kondisi geografis, lingkungan, kepadatan penduduk, dan akses pelayanan kesehatan memengaruhi dinamika epidemiologi kedua penyakit tersebut pada setiap wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika epidemiologi malaria dan DBD di Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Pesisir Barat tahun 2024 serta mengkaji implikasi kebijakan kesehatan berdasarkan pola insidensi penyakit. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi data sekunder. Data diperoleh dari publikasi kesehatan Provinsi Lampung tahun 2024 yang meliputi angka kasus malaria dan DBD per 1000 penduduk. Variabel penelitian terdiri atas insidensi malaria, insidensi DBD, risiko lingkungan penyakit, akses pelayanan kesehatan, dan prioritas kebijakan kesehatan daerah. Data dianalisis secara deskriptif melalui penyajian tabel dan interpretasi antarwilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Pesawaran memiliki angka kasus malaria lebih tinggi yaitu sebesar 4,41 per 1000 penduduk dibandingkan Kabupaten Pesisir Barat sebesar 0,01 per 1000 penduduk. Sebaliknya, angka kasus DBD di Kabupaten Pesisir Barat lebih tinggi yaitu sebesar 174,62 per 1000 penduduk dibandingkan Kabupaten Pesawaran sebesar 101,74 per 1000 penduduk. Perbedaan pola epidemiologi tersebut dipengaruhi oleh karakteristik lingkungan, curah hujan, kepadatan penduduk, dan akses pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, kebijakan kesehatan daerah perlu disesuaikan dengan karakteristik epidemiologi masing-masing wilayah melalui penguatan surveilans penyakit, pengendalian vektor, edukasi masyarakat, dan peningkatan akses pelayanan kesehatan guna menurunkan risiko penularan malaria dan DBD.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

agro

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine is a peer-reviewed scientific journal published by the Faculty of Medicine, University of Lampung. This journal serves as a platform for disseminating research findings and scholarly discussions in the fields of medicine, public health, ...