Penelitian ini menganalisis framing pemberitaan media terhadap respons Ahmad Sahroni dalam menanggapi isu pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Isu tersebut berkembang menjadi wacana publik yang luas setelah pernyataan Ahmad Sahroni diberitakan dan memicu beragam respons media. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana media membingkai respons tersebut serta perbedaan pola framing yang digunakan oleh CNNIndonesia.com dan Tempo.co. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki, yang mencakup struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Data penelitian berupa delapan artikel berita yang dipublikasikan oleh CNNIndonesia.com dan Tempo.co pada periode 22 Agustus hingga 6 September 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CNNIndonesia.com membangun framing sensasional-konfrotatif dengan mengedepankan aspek kontroversi, konflik verbal, dan dramatisasi bahasa di dalam narasi yang fokus pada reaksi serta terfragmentasi. Di lan sisi, Tempo.co membangun framing evaluatife-substantif dengan struktur berita yang menonjolkan posisi institusional, tema yang konsisten, dan penggunaan bahasa politik dalam konteks dinamika negara demokrasi.
Copyrights © 2026