Penelitian ini bermula dari fenomena meningkatnya penggunaan media sosial, khususnya Instagram Story di kalangan remaja yang berpotensi munculnya Fear of Missing Out (FoMO) serta berdampak pada kondisi psikologis remaja. FoMO ditandai dengan kekhawatiran yang berlebihan ketika individu merasa tertinggalnya informasi atau pengalaman, hal tersebut dalam jangka panjang dapat memicu kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat FoMO dengan kecemasan siswa di SMAN 5 Kota Jambi dalam penggunaan Instagram Story. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari siswa yang aktif menggunakan Instagram, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstandar untuk mengukur tingkat FoMO dan kecemasan, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik korelasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara FoMO dan kecemasan siswa. Artinya, semakin tinggi tingkat FoMO yang dialami siswa, semakin tinggi pula tingkat kecemasan yang dirasakan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya literasi digital dan pengelolaan penggunaan media sosial secara bijak guna menjaga kesehatan mental remaja.
Copyrights © 2026