Studi ini bertujuan untuk meneliti sejauh mana pengaruh Return on Asset dan Kepemilikan Institusional terhadap Pengungkapan Emisi Karbon, serta peran Kinerja Lingkungan sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan pertambangan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan industri pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan kausalitas untuk menguji pengaruh antar variabel melalui data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemilikan Institusional berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan emisi karbon, sementara Return on Asset tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Kinerja Lingkungan ditemukan mampu memoderasi hubungan antara Kepemilikan Institusional terhadap pengungkapan emisi karbon, namun tidak mampu memoderasi pengaruh Return on Asset terhadap pengungkapan emisi karbon. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai peran tata kelola dan profitabilitas dalam mendorong transparansi lingkungan, serta bagaimana komitmen Kinerja Lingkungan dapat berinteraksi dengan struktur kepemilikan dalam meningkatkan akuntabilitas perusahaan di sektor ekstraktif.
Copyrights © 2026