Shanti Lysandra
Magister Akuntansi, Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Return on Asset dan Kepemilikan Institusional Terhadap Pengungkapan Emisi Karbon Dengan Kinerja Lingkungan Sebagai Pemoderasi Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar di BEI Periode 2019 – 2024 Bondan Mahardhika Utomo; Syahril Djaddang; Shanti Lysandra; Sri Ambarwati; Sailendra Sailendra
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 2 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (May - June 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i2.3433

Abstract

Studi ini bertujuan untuk meneliti sejauh mana pengaruh Return on Asset dan Kepemilikan Institusional terhadap Pengungkapan Emisi Karbon, serta peran Kinerja Lingkungan sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan pertambangan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan industri pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan kausalitas untuk menguji pengaruh antar variabel melalui data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemilikan Institusional berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan emisi karbon, sementara Return on Asset tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Kinerja Lingkungan ditemukan mampu memoderasi hubungan antara Kepemilikan Institusional terhadap pengungkapan emisi karbon, namun tidak mampu memoderasi pengaruh Return on Asset terhadap pengungkapan emisi karbon. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai peran tata kelola dan profitabilitas dalam mendorong transparansi lingkungan, serta bagaimana komitmen Kinerja Lingkungan dapat berinteraksi dengan struktur kepemilikan dalam meningkatkan akuntabilitas perusahaan di sektor ekstraktif.