Katekese umat ini berangkat dari keadaan di mana umat sering dihadapkan pada tantangan berupa kurangnya kedalaman pemahaman iman dan minimnya penerapan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari, yang diakibatkan oleh model pembinaan yang cenderung satu arah (ceramah). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman iman umat melalui implementasi model katekese interaktif yang mengintegrasikan Metode Sokratik (tanya jawab mendalam) dan Metode Reflektif (analisis pengalaman pribadi). Metode ini dipilih untuk merangsang partisipasi aktif, pemikiran kritis, dan menghubungkan ajaran iman dengan konteks hidup riil umat. Pelaksanaan PkM dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui serangkaian sesi yang melibatkan diskusi kelompok, pemetaan masalah konkrit, dan penyusunan komitmen pribadi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman teologis umat, yang terbukti dari kemampuan mereka merumuskan tanggapan iman terhadap persoalan hidup. Selain itu, metode ini berhasil menumbuhkan sikap kritis konstruktif dan kesadaran reflektif, mendorong umat untuk tidak hanya sekadar mengetahui ajaran Gereja tetapi juga menghayatinya. Respons partisipasi umat terlihat baik, menciptakan suasana pembinaan yang lebih hidup dan kolegial. PkM ini menyimpulkan bahwa integrasi Metode Sokratik dan Reflektif efektif dalam mewujudkan katekese transformatif yang mendorong umat beriman Paroki Tritunggal Maha Kudus Terentang. Disarankan agar metode ini diinstitusionalisasi dan dikembangkan lebih lanjut oleh tim katekese.
Copyrights © 2025