Perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menuntut pelaku usaha memiliki kemampuan pengelolaan keuangan yang baik untuk mendukung keberlanjutan usaha. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum melakukan pencatatan keuangan secara rutin dan sistematis sehingga mengalami kesulitan dalam memantau arus kas, mengetahui keuntungan usaha, serta mengambil keputusan bisnis yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pencatatan keuangan harian berbasis aplikasi Buku Kas serta pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya pencatatan keuangan dalam pengelolaan usaha. Kegiatan dilaksanakan pada 12 UMKM makanan dan minuman di Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek menggunakan metode Service Learning melalui tahapan pra pelaksanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan meliputi sosialisasi, pelayanan, dan pendampingan penggunaan aplikasi Buku Kas sebagai media pencatatan keuangan digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pendampingan sebagian besar mitra masih melakukan pencatatan sederhana dan tidak rutin. Setelah pendampingan, seluruh mitra mampu menggunakan aplikasi Buku Kas untuk mencatat transaksi usaha secara lebih teratur, sistematis, dan terdokumentasi dengan baik. Selain itu, pemahaman mitra mengenai pentingnya pencatatan keuangan juga meningkat. Dengan demikian, pendampingan penggunaan aplikasi Buku Kas efektif dalam meningkatkan kemampuan pencatatan keuangan harian pada UMKM.
Copyrights © 2026