Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI

Peran Keluarga sebagai Mikrosistem dalam Membentuk Kemandirian Anak Kajian Teori Ekologi Bronfenbrenner

Kaloka Adi Pranawa (Universitas Muria Kudus)
Rifqy Ahmad Arief (Universitas Muria Kudus)
Hebron Arya Muhammad (Universitas Muria Kudus)



Article Info

Publish Date
27 Jun 2026

Abstract

Kemandirian merupakan salah satu aspek perkembangan penting pada anak usia dini yang perlu distimulasi sejak awal melalui lingkungan terdekat, terutama keluarga. Dalam perspektif teori ekologi Bronfenbrenner, keluarga dipandang sebagai mikrosistem yang berpengaruh langsung terhadap perkembangan perilaku anak, termasuk kemandirian dan regulasi emosi. Hasil asesmen awal dan pendampingan pada satu keluarga dengan anak usia 4 tahun 6 bulan menunjukkan bahwa anak telah memiliki beberapa kemampuan mandiri, seperti makan, minum, dan toilet training secara mandiri, tetapi masih mengalami kesulitan dalam memakai baju secara lengkap serta mudah menangis ketika menghadapi kegagalan dalam menyelesaikan tugas sederhana. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak, khususnya dalam berpakaian, serta memperkuat regulasi emosi anak melalui pendampingan pola asuh pada keluarga. Kegiatan menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif pada satu keluarga inti. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Pendampingan dilaksanakan selama dua minggu dengan strategi modelling, scaffolding, validasi emosi, dan pujian berbasis usaha. Setelah pendampingan, anak mulai menunjukkan peningkatan kemandirian dalam memakai baju, yaitu mampu memasukkan kepala dan satu lengan secara mandiri, meskipun masih membutuhkan bantuan pada bagian kancing atau risleting. Anak juga mulai mampu mencoba kembali ketika mengalami kesulitan dalam bermain puzzle, dengan frekuensi menangis yang menurun. Orang tua menunjukkan perubahan dalam pola pengasuhan, yaitu lebih sabar, tidak terlalu cepat membantu, serta lebih konsisten memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba sendiri. Kesimpulan: Pendampingan keluarga sebagai mikrosistem melalui pola asuh yang suportif, konsisten, dan responsif membantu meningkatkan kemandirian dan regulasi emosi anak usia dini. Keterlibatan aktif orang tua menjadi faktor utama dalam mendukung keberhasilan proses stimulasi tersebut

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

aksikita

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Social Sciences Other

Description

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa ...