Penguatan jiwa kewirausahaan sejak usia sekolah merupakan strategi penting dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif, kreatif, dan mandiri di tengah dinamika ekonomi global, sehingga sekolah tidak cukup hanya berfokus pada pencapaian akademik tetapi perlu membekali siswa dengan kemampuan berpikir bisnis, pemecahan masalah, dan keberanian mengambil peluang. Tantangan utama dalam pendidikan kewirausahaan di tingkat sekolah adalah pendekatan pembelajaran yang masih bersifat teoritis dan belum terhubung dengan praktik perancangan usaha yang aplikatif. Majelis Pendidikan Darul Hikam sebagai lembaga yang menekankan pembentukan karakter dan kepemimpinan siswa memiliki potensi besar dalam mengembangkan pendidikan kewirausahaan terstruktur, namun siswa masih membutuhkan kerangka berpikir sistematis untuk menerjemahkan ide kreatif menjadi konsep bisnis yang layak karena keterbatasan pemahaman mengenai model bisnis, segmentasi pasar, serta perhitungan nilai dan sumber daya usaha menjadi kendala utama. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi kewirausahaan siswa melalui aplikasi Business Model Canvas sebagai alat pembelajaran utama untuk menumbuhkan pola pikir wirausaha dengan mengajak siswa memahami proses perancangan bisnis secara komprehensif, mulai dari identifikasi masalah, penciptaan proposisi nilai, hingga simulasi model usaha sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan experiential learning dan project based learning yang dikemas dalam workshop interaktif, simulasi kelompok, dan pendampingan penyusunan BMC, sehingga siswa dilatih bekerja kolaboratif, berpikir kritis, dan mempresentasikan ide bisnis secara sistematis. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya pemahaman siswa, kemampuan menyusun BMC secara mandiri, serta tumbuhnya kepercayaan diri dan minat berwirausaha sejak dini.
Copyrights © 2026