Banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang menimbulkan dampak signifikan terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan psikologis masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyaluran bantuan kemanusiaan sekaligus meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan masyarakat terdampak. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui tahapan asesmen kebutuhan, pengelolaan logistik, distribusi bantuan, serta edukasi kebencanaan. Kegiatan dilaksanakan oleh Tim Relawan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, bekerja sama dengan aparatur desa dan masyarakat setempat di Desa Semadam, Kecamatan Babo. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyaluran bantuan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran dan merata melalui koordinasi yang baik antar pihak. Selain itu, kegiatan edukasi dan pendampingan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kesiapsiagaan bencana dan memperkuat solidaritas sosial. Masyarakat juga menunjukkan respons positif terhadap kehadiran tim relawan, yang tidak hanya memberikan bantuan material tetapi juga dukungan moral. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam proses pemulihan masyarakat terdampak sekaligus memperkuat ketahanan sosial dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat berbasis kebencanaan yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026