Daya tanggap merupakan salah satu faktor krusial dalam meningkatkan tingkat kepuasan wisatawan di Museum Mpu Tantular, mengingat ketidakpuasan pengunjung berpotensi menurunkan minat kunjungan, yang pada akhirnya berdampak pada rendahnya tingkat kunjungan sehingga museum tampak kurang ramai (Astriecia, 2018). Rendahnya minat kunjungan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas wisata yang bertujuan untuk mempelajari peristiwa sejarah masa lalu semakin kurang mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh daya tanggap (responsiveness) terhadap kepuasan wisatawan. Data dikumpulkan melalui survei dengan penyebaran kuesioner menggunakan teknik accidental sampling kepada 100 responden yang pernah mengunjungi museum tersebut, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel daya tanggap memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa daya tanggap memberikan pengaruh terhadap kepuasan wisatawan sebesar 17,7%.
Copyrights © 2026