Monitoring kandungan klorofil daun tanaman secara spasial penting dalam pertanian presisi, namun pengukuran konvensional memiliki keterbatasan cakupan dan efisiensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan nilai SPAD dengan tiga indeks vegetasi berbasis citra multispectral (NDVI, GNDVI, NDRE) pada tanaman pepaya (Carica papaya L.) varietas California. Data diperoleh dari citra multispectral UAV dan pengukuran SPAD pada 95 titik sampel di kebun pepaya komersial di Sleman, Yogyakarta. Analisis meliputi evaluasi distribusi data, korelasi Pearson dan Spearman, regresi linear sederhana, serta sensitivitas berdasarkan kemiringan regresi. Hasil menunjukkan nilai SPAD memiliki rentang 18.46–77.78, mencerminkan variabilitas kandungan klorofil tanaman di area penelitian. NDVI mengalami saturasi pada nilai tinggi (skewness = −1.35), sedangkan GNDVI dan NDRE memiliki distribusi lebih normal. Analisis korelasi menunjukkan NDRE memiliki hubungan paling kuat dengan SPAD (r = 0.73; R² = 0.54), diikuti GNDVI (r = 0.72; R² = 0.52) dan NDVI (r = 0.54; R² = 0.29). NDRE juga menghasilkan nilai error prediksi terendah (MAE = 6.42; RMSE = 8.15). Temuan ini menunjukkan bahwa NDRE merupakan indeks vegetasi paling optimal untuk monitoring klorofil tanaman pepaya berbasis citra multispectral UAV, sehingga berpotensi mendukung pengembangan sistem pemantauan nutrisi tanaman dalam kerangka pertanian presisi.
Copyrights © 2026