Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional congklak terhadap keterampilan sosial anak usia 5-6 tahun Kelompok B3 di TK Bakuwu Kota Palangka Raya Tahun Ajaran 2025/2026. Keterampilan sosial mencakup kemampuan anak untuk berinteraksi, bekerja sama, berbagi, menunggu giliran, menghormati aturan, berkomunikasi, dan menunjukkan kepercayaan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experiment (one group pretest-posttest design). Subjek penelitian berjumlah 16 anak Kelompok B3. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan menggunakan lembar observasi ceklis sebanyak delapan kali pertemuan dengan mengukur enam indikator keterampilan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional congklak berpengaruh signifikan terhadap keterampilan sosial anak. Berdasarkan uji-t berpasangan diperoleh t hitung = 12,050 > t tabel = 2,131 (df = 15, α = 5%) dengan total skor meningkat dari 144 pada pretest menjadi 230 pada posttest. Seluruh indikator keterampilan sosial mengalami peningkatan setelah pemberian perlakuan, meliputi kemampuan bekerja sama, berbagi, menunggu giliran, sikap toleransi, ekspresi emosi yang sesuai, serta tata krama dan sopan santun. Hasil ini membuktikan bahwa permainan congklak efektif sebagai media stimulasi keterampilan sosial anak dalam mempersiapkan transisi ke Sekolah Dasar.
Copyrights © 2026