Rendahnya tingkat pemahaman konsep matematika siswa merupakan permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini. Kajian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep dalam materi pengukuran waktu dengan penggunaan media jam pintar anak. Metode yang diterapkan adalah eksperimen dengan desain kuasi eksperimen berbentuk nonequivalent control group. Subjek dipilih melalui teknik purposive sampling dengan mengacu pada kriteria yang telah ditetapkan, sehingga terpilih SDN Sindangraja sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 38 siswa dan SDN Rancapurut sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 36 siswa. Data diperoleh melalui tes kemampuan awal dan tes kemampuan akhir. Dari analisis data diperoleh peningkatan pemahaman konsep pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Hal ini dibuktikan dari nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,48 dan kelas kontrol sebesar 0,33. Meskipun peningkatan keduanya termasuk pada kategori sedang, kelas eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih baik dengan selisih sebesar 0,15. Hasil tersebut diperkuat oleh analisis N-Gain pada setiap indikator pemahaman konsep, di mana indikator menafsirkan (interpreting), memberikan contoh (exemplifying), menarik kesimpulan (inferring), dan menjelaskan (explaining) kelas eksperimen memperoleh peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Sementara indikator lainnya mengalami peningkatan pada kategori yang sama. Dapat disimpulkan bahwa media jam pintar anak mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa dalam materi pengukuran waktu.
Copyrights © 2026