Akupunktur adalah metode terapi yang telah dikenal lama dan sekarang dipelajari dalam konteks medis modern. Ia dilakukan dengan memasukkan jarum tipis ke titik-titik tertentu di tubuh untuk memengaruhi aliran energi dan fungsi fisiologis. Akupunktur disebut sebagai terapi yang aman dan telah memiliki standar lisensi dan kompetensi yang jelas. Salah satu penyakit yang dapat diterapi dengan akupunktur adalah hiperurisemia yang ditandai dengan peningkatan kadar asam lebih dari dari 7,0 mg/dl pada laki-laki dan lebih dari 6,0 mg/dl pada perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas akupunktur sebagai terapi komplementer terhadap penurunan kadar asam urat dan berkurangnya nyeri pada kasus hiperurisemia di Al-Hanif Therapy Kabupaten Sidrap.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre experimental design, dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah pre-test and post-test design. Partisipan pada penelitian ini adalah seorang laki-laki inisial SH, umur 49 tahun, dengan riwayat hiperurisemia selama 5 tahun. Kadar asam urat pada saat penelitian dimulai adalah 8,8 mg/dL disertai inflamasi pada bagian engkel. Penelitian ini berlangsung selama 23 hari dengan durasi terapi 6 kali. Pengukuran kadar asam urat dilakukan sebelum terapi dan tiap empat hari setelah terapi.Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan adanya penurunan kadar asar urat dari 8,8 mg/dL menjadi 7,8 mg/dL yang disertai dengan berkurangnya gejala penyerta seperti nyeri dan inflamasi pada engkel kaki. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terapi akupunktur efektif dalam menurunkan kadar asar urat pada pasien hiperurisemia di alhanif therapy Kabupaten Sidrap.
Copyrights © 2026