ABSTRAK Penelitian ini didasari oleh pentingnya kualitas sumber daya manusia dan penurunan angka kemiskinan sebagai faktor pendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh indeks pembangunan manusia dan tingkat kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda. Data time series digunakan dalam penelitian ini dengan periode pengamatan tahun 2010 hingga 2025. Hasil penelitian baik secara parsial maupun simultan variabel IPM dan tingkat kemiskinan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Luwu Timur, meskipun arah pengaruh dari masing-masing variabel sesuai dengan logika ekonomi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia di kabupaten Luwu timur yang tercermin dari dimensi kesehatan, pendidikan dan standar hidup layak belum secara nyata mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah dalam kurun waktu yang diamati. Belum signifikannya variabel tingkat kemiskinan dapat dimaknai bahwa fluktuasi jumlah penduduk miskin di Luwu Timur belum menjadi faktor determinan utama yang secara langsung menggerakkan naik turunnya pertumbuhan ekonomi tahunan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi Luwu Timur lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain di luar model, seperti kinerja sektor unggulan daerah, realisasi investasi dan kondisi ekonomi eksternal. ABSTRACT This study is grounded in the importance of human resource quality and poverty reduction as factors supporting regional economic growth. It aims to analyze the impact of the Human Development Index (HDI) and poverty rates on the economic growth of East Luwu Regency. A quantitative approach utilizing multiple linear regression was employed, analyzing time-series data covering the period from 2010 to 2025. The results indicate that neither the HDI nor the poverty rate whether analyzed individually or simultaneously had a significant effect on economic growth in East Luwu Regency, although the direction of each variable's influence aligned with economic theory. Improvements in human resource quality in East Luwu reflected in dimensions such as health, education, and decent living standards have not yet tangibly accelerated regional economic growth during the observed period. The lack of statistical significance regarding the poverty rate suggests that fluctuations in the poor population of East Luwu have not been a primary determinant directly driving the ups and downs of annual economic growth. These findings indicate that economic growth in East Luwu is driven more by factors outside the model, such as the performance of key regional sectors, investment realization, and external economic conditions.
Copyrights © 2025