Perawat yang sering mengalami tekanan dan tuntutan pekerjaan yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya stres kerja, hal ini diperkuat dengan adanya konflik peran ganda yang dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental, serta menurunkan kualitas pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hubungan konflik peran ganda dengan stres kerja perawat di ruang rawat inap Aulia Hospital. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah perawat di ruang rawat inap Aulia Hospital yang sudah bekeluarga berjumlah 52 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki konflik peran ganda yang tinggi sebanyak 30 orang (57,7%) dan sebagian besar responden memiliki stres kerja yang sedang yaitu sebanyak 27 orang (51,9%). Hasil analisa bivariate dengan uji chi-square (X²) menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara konflik peran ganda dengan stres kerja perawat dengan p value 0,016. Diharapkan pada perawat yang sadar akan keadaannya dan mengetahui berbagai tugasnya sehingga diharapkan dapat mengelola dan mengurangi stres kerja, antara lain dengan mengatur waktu, tenaga dan perannya.
Copyrights © 2026