Mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan medis secara rutin dan benar merupakan langkah kunci dalam mengurangi risiko penyebaran infeksi. Cuci tangan sangat berperan dalam upaya membunuh kuman penyakit yang ada ditangan. Dampak yang terjadi jika tidak melakukan pencegahan infeksi dengan baik, maka akan menyebabkan terjadinya infeksi nosokomial. Perawat yang memiliki beban kerja berlebih akan menyebabkan kemampuan perawat tidak dapat maksimal dalam menampilkan praktik keperawatan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja perawat dengan tingkat kepatuhan cuci tangan di ruang Poliklinik Aulia Hospital. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 19 - 29 Januari tahun 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat Poliklinik Aulia Hospital yang termasuk dalam kriteria inklusi yang berjumlah 43 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat Poliklinik Aulia Hospital yang termasuk dalam kriteria inklusi yang berjumlah 43 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner beban kerja perawat dan kuesioner kepatuhan cuci tangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara beban kerja perawat dengan kepatuhan cuci tangan dengan p value 0,002. Diharapkan perawat dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran diri akan pentingnya cuci tangan dalam upaya mencegah dan mengendalikan infeksi di pelayanan kesehatan.
Copyrights © 2026