Keselamatan pasien menjadi masalah utama yang harus diperhatikan di rumah sakit karena masih banyaknya Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) dan Kejadian Nyaris Cedera (KNC). Risiko kecelakaan sangat tinggi terjadi pada tindakan pembedahan apabila pelaksanaanya tidak sesuai standar prosedur operasional yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi kerja perawat dengan kepatuhan pelaksanaan surgical safety checklist di Ruang Bedah Aulia Hospital. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 05-15 Januari 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat bedah yang bertugas di Ruang Bedah Aulia Hospital yang berjumlah 30 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat bedah yang bertugas di Ruang Bedah Aulia Hospital yang berjumlah 30 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner motivasi kerja perawat dan kuesioner penerapan surgical safety checklist. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat responden yang motivasi kerjanya kurang yaitu sebanyak 18 orang (60 %), dan responden yang tidak patuh terhadap pelaksanaan Surgical Safety Checklist (SSC) yaitu sebanyak 16 orang (53,3 %). Hasil uji statistik Chi-Square (X²) didapatkan ada hubungan yang signifikan antara motivasi kerja perawat dengan kepatuhan pelaksanaan surgical safety checklist dengan P value 0,004. Diharapkan perawat dapat meningkatkan motivasi kerja untuk meningkatkan keselamatan pasien terutama di ruang bedah dengan cara mengisi lembar surgical safety checklits dengan lengkap.