Tren self-hosting banyak diminati oleh praktisi teknologi informasi, namun implementasinya sering kali masih mengandalkan model keamanan konvensional berbasis perimeter jaringan yang rentan terhadap eksploitasi. Penelitian ini bertujuan untuk memitigasi celah keamanan tersebut dengan merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi efektivitas Zero Trust Architecture (ZTA) pada ekosistem infrastruktur server mandiri berskala kecil. Evaluasi keandalan sistem dilakukan menggunakan metode pengujian fungsional observasional berdasarkan matriks keamanan CIA Triad (Confidentiality, Integrity, Availability). Lingkungan pengujian dibangun menggunakan server lokal dengan linux ubuntu 24.04 yang diintegrasikan dengan layanan outbound tunnel (Cloudflare Tunnels), sistem Single Sign-On (Authentik), dan jaringan VPN (Tailscale). Hasil pengujian mengonfirmasi bahwa arsitektur ZTA berhasil memenuhi ketiga parameter keamanan data secara optimal. Pada aspek kerahasiaan, gerbang SSO secara aktif memblokir akses anonim. Pada aspek keutuhan, enkripsi ujung-ke-ujung berbasis protokol TLS 1.3 dan WireGuard terbukti melindungi transmisi data dari ancaman. Pada aspek ketersediaan, penutupan port fisik publik sukses mengamankan sumber daya server dari pemindaian otomatis tanpa mengorbankan aksesibilitas pengguna yang sah. Penelitian ini membuktikan bahwa keamanan siber tingkat korporat dapat diaplikasikan secara efisien pada infrastruktur personal, sekaligus mendemonstrasikan kepatuhan terhadap etika profesi melalui simulasi di lingkungan terkendali.
Copyrights © 2026