Penyerapan anggaran merupakan indikator penting dalam mengukur keberhasilan pemerintah daerah dalam merealisasikan anggaran yang telah direncanakan. Namun, masih ditemukan berbagai kendala dalam optimalisasi penyerapan anggaran di berbagai instansi pemerintah, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang mempengaruhi penyerapan anggaran pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penelitian menggunakan data primer dengan pengumpulan data secara langsung menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berjumlah 79 orang dengan metode simple random sampling. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif dan analisis SEM (Structural Equation Modeling) serta menggunakan program SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial perencanaan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan anggaran, pelaksanaan anggaran dan pengadaan barang dan jasa tidak berpengaruh terhadap penyerpaan anggaran, serta secara simultan perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran dan pengadaan barang & jasa berpengaruh terhadap penyerapan anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan anggaran merupakan faktor utama yang mempengaruhi penyerapan anggaran, sementara pelaksanaan anggaran dan pengadaan barang dan jasa berperan sebagai faktor pendukung yang efektivitasnya bergantung pada kualitas perencanaan. Untuk meningkatkan penyerapan anggaran, diperlukan penguatan kualitas perencanaan anggaran yang lebih akurat dan terukur, serta peningkatan koordinasi antar unit kerja dalam pelaksanaan anggaran dan pengadaan barang dan jasa.
Copyrights © 2026