Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, sehingga diperlukan upaya pengendalian vektor yang efektif dan ramah lingkungan. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah pengendalian larva Aedes sp (Cymbopogon nardus). menggunakan larvasida alami. Daun serai wangi (Cymbopogon nardus) diketahui mengandung senyawa aktif seperti sitronelal, sitronelol, dan geraniol yang berpotensi sebagai larvasida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi larutan daun serai wangi terhadap angka kematian larva Aedes sp (Cymbopogon nardus). Penelitian menggunakan desain true experimental. Hasil penelitian menunjukkan hubungan dosis-respon yang linear, di mana mortalitas larva meningkat signifikan seiring bertambahnya konsentrasi. Uji One Way ANOVA menghasilkan nilai p < 0,001 (F = 27,747), mengonfirmasi pengaruh nyata perlakuan terhadap kematian larva. Kelompok kontrol (0%) menunjukkan mortalitas nol, sementara konsentrasi 35% teridentifikasi sebagai dosis paling efektif. Uji LSD membuktikan bahwa konsentrasi 35% memiliki perbedaan signifikan secara nyata dibandingkan konsentrasi 25%, 30%, maupun kontrol. Kandungan senyawa aktif pada konsentrasi ini dinilai cukup jenuh untuk mengganggu sistem fisiologis larva dalam paparan 24 jam. Larutan daun serai wangi efektif digunakan sebagai larvasida alami, dengan konsentrasi 35% sebagai dosis yang menghasilkan tingkat mortalitas larva Aedes sp. paling optimal.
Copyrights © 2026