Skizofrenia merupakan gangguan mental kronis yang memengaruhi pola pikir, persepsi dan perilaku sosial, yang sering kali bermanifestasi sebagai isolasi sosial: menarik diri. Kondisi kesendirian ini berdampak negatif terhadap kemampuan individu dalam mengekspresikan perasaan dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Tujuan: Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan jiwa yang komprehensif pada Sdr. I yang mengalami isolasi sosial akibat skizofrenia tidak terinci di RSJD dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah. Metode: Studi ini menggunakan metode deskriptif naratif dengan pendekatan proses keperawatan mencakup pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Hasil: Pengkajian pada Sdr. I (23 tahun) menunjukkan pasien sering mengurung diri, menolak interaksi, malas berbicara, kontak mata tidak ada dan memiliki riwayat trauma penolakan keluarga akibat belum bekerja. Diagnosis keperawatan yang dirumuskan meliputi isolasi sosial: menarik diri sebagai masalah utama, gangguan persepsi sensori: halusinasi penglihatan, gangguan konsep diri: harga diri rendah dan defisit perawatan diri. Implementasi keperawatan dilakukan selama empat hari dengan fokus pada Strategi Pelaksanaan (SP) isolasi sosial, mencakup latihan berkenalan (SP 1) dan melatih kemampuan bercakap-cakap saat beraktivitas harian (SP 2), serta latihan berdandan mandiri (SP 2) untuk mengatasi defisit perawatan diri. Evaluasi: Hasil evaluasi akhir menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana diagnosis isolasi sosial dan defisit perawatan diri berhasil teratasi sepenuhnya yang ditandai dengan respon pasien yang aktif, kontak mata baik, mampu bersosialisasi dengan 2-3 orang, serta penampilan yang lebih rapi. Namun, diagnosis halusinasi penglihatan dan harga diri rendah belum sepenuhnya teratasi akibat keterbatasan waktu perawatan karena pasien diizinkan pulang. Kesimpulan: Pemberian asuhan keperawatan spesialis jiwa melalui pendekatan strategi pelaksanaan terbukti efektif meningkatkan kemampuan sosialisasi dan kemandirian pasien skizofrenia
Copyrights © 2026