Penelitian ini mengkaji pelaksanaan pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Desa Nglandung, Kabupaten Madiun, dengan fokus pada aspek akuntabilitas serta konflik masyarakat yang muncul di, Dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif melalui studi kasus, dengan melakukan observasi langsung, pengumpulan dokumen, serta penelusuran informasi dari masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan permasalahan yang terjadi bukan disebabkan oleh pembangunan itu sendiri, melainkan adanya perbedaan persepsi antara masyarakat dan pemerintah desa terkait penggunaan anggaran. Informasi yang disampaikan dinilai kurang jelas, sehingga menimbulkan gambaran antara harapan masyarakat dengan kondisi nyata dilapangan. Meskipun pembangunan secara umum telah menjangkau desa-desa, perbedaan waktu pelaksanaan di tiap wilayah menim banyak yang menganggap bahwa pembangunan belum merata. Namun komunikasi yang kurang dapat menimbulkan sikap negatif dan menurunkan kepercayaan masyarakat. Jadi, pentingnya menyampaikan informasi yang jelas dan mudah dipahami, serta melibatkan warga dalam setiap proses pembangunan agar pengelolaan keuangan desa menjadi lebih transparan serta mendapat dukungan dari warga.
Copyrights © 2026