Pendidikan vokasional memainkan peran strategis dalam meningkatkan kemandirian dan kesiapan kerja Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) (Sugiyono, 2019). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program vokasional serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di SLB Putra Mandiri, Kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis menyeluruh terhadap pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program vokasional dirancang secara sistematis, disesuaikan dengan minat dan bakat peserta didik melalui bidang keterampilan seperti aromaterapi, desain grafis, fotografi, hortikultura, batik ciprat, pengolahan pangan, teknologi informasi dan komunikasi, serta sablon. Program ini didukung oleh kurikulum berbasis fase yang adaptif dan komitmen sekolah terhadap pendidikan inklusif (Kemendikbud, 2021). Namun, pelaksanaannya terkendala oleh keterbatasan sumber daya manusia kompeten, sarana prasarana yang belum optimal, serta ketidakseimbangan peningkatan jumlah SLB dengan kualitas layanan vokasional di Indonesia. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi positif terhadap peningkatan keterampilan praktis, kemandirian, dan kesiapan kerja ABK, meskipun memerlukan peningkatan berkelanjutan.
Copyrights © 2026