Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang rentan dialami narapidana perempuan selama menjalani masa pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran resiliensi sebagai mediator pengaruh persepsi dukungan sosial terhadap kecemasan pada narapidana perempuan di Lembaga Pemasyarakatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Responden penelitian berjumlah 172 narapidana perempuan yang dipilih melalui convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC), dan Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7). Analisis data dilakukan menggunakan PROCESS Hayes Model 4 dengan teknik bootstrapping 5.000 sampel. Hasil menunjukkan persepsi dukungan sosial berpengaruh positif terhadap resiliensi, resiliensi berpengaruh negatif terhadap kecemasan, dan efek total persepsi dukungan sosial terhadap kecemasan signifikan negatif. Setelah resiliensi dimasukkan, efek langsung menjadi tidak signifikan, sedangkan efek tidak langsung signifikan. Temuan menunjukkan resiliensi memediasi secara penuh hubungan persepsi dukungan sosial dan kecemasan. Program pembinaan psikologis di lapas perlu mengintegrasikan penguatan dukungan sosial dengan intervensi peningkatan resiliensi.
Copyrights © 2025