Kurikulum merdeka belajar menjadi produk pendidikan yang mengembirakan karena semakin menciptakan ruang kebebasan bagi anak didik dalam menggali potensi dirinya.Namun disatu sisi juga mengakibatkan masalah bagi masyarakat, sekolah dan terkhusus guru sebagai implementator sebab terkesan buru-buru karena ketidaksiapan infrastruktur, SDM dan biaya. Dengan menggunakan metode studi literatur dari penelitian-penelitian yang sudah dilakukan dan membandingkan dengan kebijakan pemerintah yang diberlakukan untuk menemukan problem dan solusi atas kebijakan kurikulum merdeka Belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan sekolah belum sepenuhnya sanggup untuk melaksanakan segala prinsip dan nilai dari kurikulum merdeka belajar tersebut disebabkan kesejangan kualiatas antar sekolah,ketidak seragaman standar pendidikan,kesulitan dalam monitoring evaluasi,kesiapan guru serta keterbatasan sumber daya dan finansial.Hal ini justru menimbulkan masalah baru sehingga hasil tidak maksimal seperti yang diharapkan oleh sebab itu perlu pembenahan yang secepatnya di dalam berbagai sektor.Seperti pemberian dukungan dan sumber daya tambahan,pengembangan kurikulum bersama,penambahan infrastruktur teknologi digital serta pelatihan dan pegembangan kompetensi guru.
Copyrights © 2026