Keterbacaan tipografi merupakan faktor penting dalam pengalaman membaca digital, namun pengaruh kondisi pencahayaan terhadap persepsi keterbacaan pada aplikasi e-book mobile masih belum banyak dikaji secara empiris di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi persepsi keterbacaan tipografi pada aplikasi Google Play Books dalam kondisi pencahayaan terang dan gelap, menganalisis perbedaan di antara keduanya, serta mengidentifikasi elemen tipografi yang paling berpengaruh terhadap kenyamanan membaca. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan instrumen kuesioner daring yang disebarkan kepada 37 responden pembaca umum. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan perhitungan persentase skor rata-rata, sementara data kualitatif dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbacaan tipografi pada kondisi pencahayaan terang berada pada kategori Baik (73,3%), sedangkan pada kondisi gelap berada pada kategori Cukup (64,4%), dengan selisih rata-rata sebesar 8,9%. Elemen ukuran font mencatat perbedaan terbesar antara kedua kondisi (11,4%). Analisis kualitatif mengidentifikasi tiga tema utama keluhan pengguna, yaitu silau layar pada kondisi terang, kelelahan mata akibat kontras berlebihan pada kondisi gelap, serta ukuran font yang terlalu kecil dan spasi yang terlalu rapat. Sebanyak 56,8% responden menyatakan preferensi terhadap dark mode meskipun skor keterbacaan kondisi terang lebih tinggi, yang mengindikasikan adanya kesenjangan antara keterbacaan objektif dan preferensi subjektif pengguna.
Copyrights © 2026