Industri perbankan digital saat ini menuntut diferensiasi berbasis kedekatan emosional karena komunikasi pasar yang cenderung homogen dan hanya berfokus pada fitur transaksional. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses konstruksi consumer insight dan penerjemahannya menjadi creative brief dalam perancangan strategi Integrated Marketing Communications (IMC) PermataME Saver oleh Rovers Creative. Berlandaskan kerangka konseptual unspoken truth untuk identifikasi insight dan socially distributed cognition dalam menelaah kolaborasi tim, metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap lima informan kunci lintas fungsi guna mengkaji dinamika perumusan strategi dari riset hingga legitimasi kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insight dikonstruksi dari ketegangan psikologis audiens Generasi Z yang mendambakan kemudahan dan peace of mind saat bepergian, yang kemudian dinegosiasikan dengan batasan institusional klien. Proses tersebut menghasilkan proposisi nilai “Bebas Worry” melalui translasi yang sistematis dan tervalidasi secara kolektif. Kesimpulannya, perancangan strategi IMC di agensi kreatif terbukti menjadi proses produksi makna kolektif yang krusial untuk menjembatani kepentingan bisnis klien dengan relevansi emosional konsumen di tengah persaingan industri.
Copyrights © 2026