Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam dan terukur bagaimana penyajian personal branding Stephen Curry sebagai seorang figur atlet basket dalam film dokumenter ‘Stephen Curry: Underrated’. Konseptualisasi penelitian ini bersandar pada delapan prinsip utama pembentukan personal branding menurut Peter Montoya (2002). Pendekatan yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Pengumpulan data dilakukan melalui proses pengkodean (coding) menggunakan lembar kode (coding sheet) oleh dua orang koder independen terhadap 14 unit sampel waktu sepanjang durasi film. Uji kualitas data dihitung menggunakan rumus reliabilitas Holsti dan menghasilkan angka koefisien sebesar 0,734 (73,4%), yang menandakan bahwa instrumen data andal dan konsisten karena berada di atas batas minimum 0,70. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa pembentukan personal branding Stephen Curry sebagai figur atlet basket didominasi secara seimbang oleh elemen Spesialisasi (The Law of Specialization) dan Keterlihatan (The Law of Visibility) yang masing-masing memperoleh 16 frekuensi kesepakatan bersama. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa reputasi jangka panjang seorang atlet tidak hanya bergantung pada bakat teknis semata, melainkan dipengaruhi oleh pengelolaan narasi media profesional secara terstruktur oleh pihak ketiga.
Copyrights © 2026