Penelitian ini mengeksplorasi persepsi mahasiswa mengenai penggunaan situs pembelajaran Duolingo sebagai alat untuk meningkatkan motivasi dan mendorong pembelajaran bahasa Inggris secara mandiri. Dengan menggunakan pendekatan campuran (mixed-method), penelitian ini menggabungkan data kuantitatif dari kuesioner dengan wawasan kualitatif yang diperoleh melalui wawancara mahasiswa. Sebanyak 20 mahasiswa dari semester pertama dan ketiga berpartisipasi dalam studi ini. Temuan menunjukkan bahwa 90% mahasiswa menunjukkan motivasi yang tinggi dan 85% memiliki rasa kemandirian yang kuat dalam belajar melalui platform Duolingo. Fitur-fitur dalam Duolingo—seperti interaktivitas, pengingat, latihan bergaya permainan, dan desain yang ramah pengguna—diidentifikasi sebagai elemen utama yang berkontribusi pada peningkatan antusiasme, fokus, dan kemandirian pembelajar. Mahasiswa juga menekankan kemampuan untuk mengatur kecepatan belajar sendiri serta kemudahan dalam mengakses platform kapan saja dan di mana saja. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa keterlibatan mahasiswa dengan Duolingo meningkatkan keterampilan berbicara, menyimak, dan kosakata mereka. Sifat platform yang berbasis narasi dan kontekstual memberikan paparan autentik terhadap penggunaan bahasa, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menyenangkan. Sebagian besar partisipan memandang platform ini tidak hanya sebagai alat pendukung, tetapi juga sebagai faktor motivasi yang mengubah sikap mereka terhadap pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa situs pembelajaran seperti Duolingo dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam pendidikan formal untuk memperkuat motivasi belajar dan menumbuhkan kebiasaan belajar mandiri dalam perolehan bahasa. This study explores students’ perceptions regarding the use of the Duolingo learning website as a tool to enhance motivation and promote autonomous English language learning. Employing a mixed-method approach, the research combined quantitative data from questionnaires with qualitative insights from student interviews. A total of 20 students from the first and third semesters participated in this study. The findings revealed that 90% of the students showed high motivation and 85% demonstrated a strong sense of autonomy in learning through the Duolingo platform. The features within Duolingo—such as its interactivity, reminders, gamified exercises, and user-friendly design—were identified as key elements contributing to increased enthusiasm, focus, and learner independence. Students also emphasized the ability to control their own learning pace and the convenience of accessing the platform anytime and anywhere. Furthermore, the study found that students’ engagement with Duolingo enhanced their speaking, listening, and vocabulary skills. The narrative-based and context-driven nature of the platform offered authentic exposure to language in use, making the learning process more meaningful and enjoyable. Most participants perceived the platform not only as a supplementary tool, but also as a motivating factor that transformed their learning attitudes. The implications suggest that learning websites such as Duolingo can be effectively integrated into formal education to strengthen student motivation and foster independent learning habits in language acquisition.
Copyrights © 2026