Stroke merupakan salah satu penyakit saraf yang dapat menyebabkan gangguan fisik, psikologis, dan sosial sehingga berdampak terhadap kualitas hidup pasien. Pasien pasca stroke sering mengalami perubahan kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, penurunan kemandirian, serta kesulitan menerima kondisi kesehatan yang dialami. Kemampuan pasien dalam menggunakan mekanisme koping adaptif menjadi salah satu faktor penting dalam membantu proses penyesuaian diri dan meningkatkan kualitas hidup setelah stroke. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan mengenai mekanisme koping adaptif sebagai upaya meningkatkan kemampuan pasien dalam menghadapi perubahan akibat stroke. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode edukasi kesehatan melalui penyuluhan, diskusi, dan tanya jawab kepada pasien pasca stroke serta keluarga. Materi edukasi meliputi konsep stroke, dampak stroke terhadap kehidupan pasien, mekanisme pengertian koping, perbedaan koping adaptif dan maladaptif, strategi meningkatkan koping adaptif, serta peran keluarga dalam mendukung proses pemulihan. Kegiatan evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta, kemampuan memahami materi, serta kemampuan peserta menjelaskan kembali strategi koping yang dapat diterapkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami pentingnya mekanisme koping adaptif dalam menghadapi perubahan setelah stroke. Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar pasien memiliki mekanisme koping adaptif sebanyak 20 orang (55,6%) dan mekanisme koping maladaptif sebanyak 16 orang (44,4%). Kualitas hidup pasien menunjukkan bahwa 19 orang (52,8%) memiliki kualitas hidup baik dan 17 orang (47,2%) memiliki kualitas hidup cukup. Pasien dengan koping adaptif lebih banyak memiliki kualitas hidup yang baik dibandingkan pasien dengan koping maladaptif. Edukasi mekanisme koping adaptif memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga mengenai strategi menghadapi perubahan akibat stroke. Penerapan mekanisme koping adaptif dapat membantu pasien meningkatkan kemampuan adaptasi, mempertahankan motivasi, serta mendukung peningkatan kualitas hidup pasien pasca stroke. Kata Kunci: Pendidikan kesehatan, mekanisme koping adaptif, kualitas hidup, pasien pasca stroke.
Copyrights © 2026