Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di RT 048 Kelurahan Sukarami Kota Bengkulu dengan fokus pada peningkatan literasi dan religiusitas anak melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan mengenai terdapat sekitar 27 anak usia sekolah dengan kebiasaan literasi yang masih rendah, ditandai dengan tingginya penggunaan gawai (±70%) dan rendahnya aktivitas membaca mandiri. Di sisi lain, wilayah ini memiliki aset sosial berupa dukungan orang tua, kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), remaja masjid, serta balai warga yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar bersama. Tujuan kegiatan ini adalah mengoptimalkan aset tersebut melalui program pendampingan multi-literasi yang mengintegrasikan literasi dasar dan nilai religiusitas anak. Metode pelaksanaan menggunakan tahapan ABCD yaitu discovery, dream, design, dan destiny. Output agenda mengindikasikan adanya optimasi partisipasi anak dalam kegiatan literasi dari 40% menjadi 75% serta peningkatan partisipasi TPA dari 30% menjadi 55%. Selain itu, respon masyarakat terhadap program tergolong positif dengan tingkat kepuasan mencapai 84%. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis aset mampu menciptakan dampak sosial yang signifikan dalam penguatan literasi dan karakter religius anak secara berkelanjutan. Untuk pengabdian selanjutnya, program serupa disarankan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan orang tua dan pengurus TPQ serta menerapkan evaluasi berkala agar dampak program semakin optimal dan dapat diperluas ke TPQ lainnya.
Copyrights © 2026