Abstract - This study is motivated by the low reading interest and literacy skills among students aged 7–12 at MDTA Al-Muqoowim, Kuningan. Initial observations revealed that only 40% of students were able to explain the content of simple reading materials due to conventional teaching approaches that are not yet adaptive to the characteristics of Generation Alpha. To address this issue, the community service program "Sahabat Membaca," initiated by the Kawula Bakti community, intervened through the utilization of contextual learning modules based on Islamic knowledge. The program's implementation method was divided into five stages, with a core focus on multimodal interactive training that combines inspirational storytelling sessions of Islamic figures, guided reading in small groups, and educational games such as character guessing and word chains. Evaluation using pre-tests and post-tests indicated significant improvements across all success indicators: participants' active engagement reached 92%, reading comprehension jumped to 82%, and the text retelling capability reached 80%. These findings demonstrate that the integration of functional literacy and Islamic values effectively fosters students' intrinsic reading motivation. This program contributes a novel, gen-alpha-friendly learning model within the madrasah environment. It is recommended that this module be integrated regularly and followed up with periodic teacher training. Keyword: Gen Alpha, Literacy Capability, Reading Interest, Islamic Knowledge. Abstrak - Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca dan kemampuan literasi siswa usia 7–12 tahun di MDTA Al-Muqoowim, Kuningan. Hasil observasi awal menunjukkan hanya 40% peserta didik yang mampu menjelaskan isi bacaan sederhana akibat pendekatan pembelajaran yang konvensional dan belum adaptif terhadap karakteristik generasi alfa. Untuk mengatasi masalah tersebut, program pengabdian "Sahabat Membaca" oleh komunitas Kawula Bakti mengintervensi melalui penggunaan modul ajar kontekstual berbasis pengetahuan Islam. Metode pelaksanaan program ini terbagi menjadi lima tahapan, dengan fokus inti pada pelatihan interaktif multimodal yang mengombinasikan sesi cerita inspiratif tokoh Islam, membaca terpimpin dalam kelompok kecil, dan permainan edukatif (seperti tebak tokoh dan kata berantai). Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator keberhasilan: partisipasi aktif peserta mencapai 92% , pemahaman isi bacaan melonjak menjadi 82% , dan kemampuan menceritakan kembali (retelling) teks mencapai 80%. Keberhasilan ini membuktikan bahwa integrasi literasi fungsional dan nilai keislaman efektif menumbuhkan motivasi membaca intrinsik siswa. Program ini berkontribusi memberikan model pembelajaran baru yang ramah generasi alfa (gen-alpha friendly) di madrasah. Direkomendasikan agar modul ini diintegrasikan secara rutin serta ditindaklanjuti dengan pelatihan guru secara berkala. Kata kunci: Gen Alfa, Kemampuan Literasi, Minat Membaca, Pengetahuan Islam.
Copyrights © 2026