Olah raga lari telah menjadi olahraga prestasi yang membutuhkan capaian kecepatan berlari. Pelari membutuhkan latihan penguatan otot betis untuk mencapai kekuatan dan kecepatan berlari yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian calf raise exercise (CRE) terhadap peningkatan kecepatan lari pada pelari remaja di Stadion Manahan. Penelitian ini menggunakan metode quasy experimental study dengan purposive sampling pada semua anggota remaja klub lari 100 meter di Stadion Manahan Surakarta yang berjumlah 30 orang. Peneliti mengalokasikan 15 subyek ke kelompok perlakuan dengan calf raise exercise dan 15 subyek ke kelompok kontrol. Paired sample t-test digunakan peneliti untuk menguji signifikansi peningkatan kecepatan berlari sebelum dan sesudah perlakuan dengan alat ukur stopwatch. Hasil uji statistik paired sample t-test didapatkan adanya peningkatan kecepatan berlari sebelum dan sesudah perlakuan yang signifikan pada kelompok perlakuan dengan nilai P <0,001 dan mean of difference sebesar -2,2 menit. Hasil uji statistik paired sample t-test pada kelompok kontrol menunjukkan peningkatan kecepatan berlari dengan nilai P <0,001 dan mean of difference adalah 0,94 menit dengan makna tidak signifikan secara klinis. Hasil intervensi pada kelompok perlakuan menunjukkan hasil lebih signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Calf raise exercise memberikan dampak pada peningkatan kecepatan lari sebelum dan sesudah perlakuan CRE pada pelari di Surakarta.
Copyrights © 2026