TanamanĀ kakao (Theobroma cacao L) adalah komoditas yang tumbuh luas di seluruh Indonesia dan sering berkembang di wilayah tropis. Senagai bagian penting dari ekonomi Indonesia, kakao adalah komoditas nasional utama dan merupakan sumber penerimaan valuta asing terbesar ketiga di subsector perkebunan, setelah minyak sawit dan karet. Industry kuliner, minuman, kosmetik, dan farmasi semuanya menggunakan kakao sebagai bahan mentah untuk membuat barang-barang seperti permen, bubuk kakao, dan lemak kakao. Tujuan dari pratikum ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tanaman kakao dan mengetahui budidaya tanaman kakao. Metode yang digunakan yaitu pencucian biji kakao, perendaman biji kakao, pembersian lingkungan, persiapan beberapa media, pengesian mini polibag, pengaturan jarak antar mini polibag, dan cara penanaman biji kakao. Hasil dari partaikum ini adalah Budidaya tanaman kakao dapat memberikan hasil yang optimal apabila dilakukan sesuai dengan kaidah teknis budidaya yang tepat, mulai dari pemilihan bibit unggul, persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen dan pascapanen. Faktor lingkungan seperti kesesuaian lahan, ketersediaan air, intensitas cahaya, serta kondisi iklim sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman kakao. Pemupukan yang berimbang, baik menggunakan pupuk organik maupun anorganik, terbukti mampu meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan vegetatif serta generatif tanaman kakao
Copyrights © 2026