Fharisa Nabila Rizvi
Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Budidaya Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.) Mohammad Yossy Febrian; Annisa Meliana; Okta Rizal Karsih; Fharisa Nabila Rizvi
Agriculture and Biological Technology Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/agiotech.3.2.35-37

Abstract

TanamanĀ  kakao (Theobroma cacao L) adalah komoditas yang tumbuh luas di seluruh Indonesia dan sering berkembang di wilayah tropis. Senagai bagian penting dari ekonomi Indonesia, kakao adalah komoditas nasional utama dan merupakan sumber penerimaan valuta asing terbesar ketiga di subsector perkebunan, setelah minyak sawit dan karet. Industry kuliner, minuman, kosmetik, dan farmasi semuanya menggunakan kakao sebagai bahan mentah untuk membuat barang-barang seperti permen, bubuk kakao, dan lemak kakao. Tujuan dari pratikum ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tanaman kakao dan mengetahui budidaya tanaman kakao. Metode yang digunakan yaitu pencucian biji kakao, perendaman biji kakao, pembersian lingkungan, persiapan beberapa media, pengesian mini polibag, pengaturan jarak antar mini polibag, dan cara penanaman biji kakao. Hasil dari partaikum ini adalah Budidaya tanaman kakao dapat memberikan hasil yang optimal apabila dilakukan sesuai dengan kaidah teknis budidaya yang tepat, mulai dari pemilihan bibit unggul, persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen dan pascapanen. Faktor lingkungan seperti kesesuaian lahan, ketersediaan air, intensitas cahaya, serta kondisi iklim sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman kakao. Pemupukan yang berimbang, baik menggunakan pupuk organik maupun anorganik, terbukti mampu meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan vegetatif serta generatif tanaman kakao
Budidaya Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) dan Pakcoy (Brassica chinensis L.) Kesiva Aulia Rahma; Fharisa Nabila Rizvi; Annisa Meliana; Okta Rizal Karsih
Agriculture and Biological Technology Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/agiotech.3.2.28-34

Abstract

Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) merupakan salah satu jenis sayur kacang - kacangan. Kacang panjang memiliki nilai komersil tinggi dan mempunyai peran yang sangat besar dalam memenuhi kebutuhan pangan gizi masyarakat, terutama terhadap kebutuhan protein nabati. Peningkatan produksi kacang-kacangan ditingkatkan, masih harus karena komoditi ini banyak dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat. Faktor iklim dan tanah sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang panjang. Tanaman ini dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik menghendaki sifat fisik tanah yang genbur, kedalaman tanah cukup dalam dan tanah yang mudah mengikat air. Pratikum ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh pemberian pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.). Metode yang digunakan persiapan lahan, pemilihan benih, penanaman, pemasangan ajir, pemupukan, pengendalian hama, dan panen. Dari hasil praktikum kacang panjang dan pakcoy dapat disimpulkan bahwa kedua tanaman memiliki karakteristik pertumbuhan yang berbeda sehingga respons terhadap perlakuan lingkungan juga tidak sama. Kacang panjang cenderung membutuhkan intensitas cahaya yang lebih tinggi serta ruang tumbuh yang lebih luas, sedangkan pakcoy lebih sensitif terhadap ketersediaan nutrisi dan kelembapan media tanam