Tumbuh kembang anak usia dini merupakan fondasi penting yang memengaruhi aspek emosional, sosial, kognitif, dan fisik anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor parenting, meliputi pola asuh, keterlibatan orang tua, penggunaan handphone, nilai budaya keluarga, serta kesehatan mental ibu, dengan tumbuh kembang anak usia 3–5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Kota Serang, Banten. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 130 ibu yang memiliki anak balita, dipilih dengan teknik stratified cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner parenting dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Hasil menunjukkan pola asuh demokratis berhubungan positif signifikan dengan perkembangan emosi, kognitif, sosial, dan kemandirian. Kesehatan mental ibu juga berhubungan positif dengan perkembangan emosional dan kemandirian anak. Selain itu, keterlibatan ibu dalam pengasuhan berkorelasi kuat dengan perkembangan sosial dan kognitif. Sebaliknya, penggunaan handphone yang berlebihan pada balita berkorelasi negatif terhadap perkembangan emosi dan kognitif. Keterlibatan ibu, pola asuh, dan kesehatan mental ibu merupakan faktor dominan yang memengaruhi tumbuh kembang anak. Penelitian ini menjadi dasar dalam pengembangan program pengasuhan berbasis keluarga guna meningkatkan kualitas pengasuhan dan mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Copyrights © 2026