Lansia yang tinggal di panti sosial kerap menghadapi keterbatasan interaksi dengan keluarga dan berkurangnya peran sosial sehingga berisiko menurunkan kualitas hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program aktivitas berkelompok dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di Panti x. Pemilihan program aktivitas berkelompok didasarkan pada bukti bahwa keterlibatan sosial berhubungan dengan peningkatan kualitas hidup lansia. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sebanyak 11 lansia (5 laki-laki dan 6 perempuan) berusia 60 tahun ke atas dipilih melalui purposive sampling. Kualitas hidup diukur menggunakan instrumen WHOQOL-BREF26 yang mencakup domain fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-test setelah uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada domain fisik (p = 0,003) dan domain hubungan sosial (p = 0,025), sedangkan domain psikologis (p = 0,923) dan domain lingkungan (p = 0,940) tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa program aktivitas berkelompok efektif meningkatkan kualitas hidup lansia pada domain fisik dan hubungan sosial. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan kelompok kontrol dan jumlah sampel yang lebih besar.
Copyrights © 2026