Perkembangan teknologi informasi dan media digital yang semakin pesat membawa perubahan besar terhadap pola komunikasi, pembelajaran, dan interaksi sosial di kalangan pelajar. Namun, tingginya penggunaan media digital di kalangan siswa belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang memadai, khususnya dalam aspek etika bermedia, penyaringan informasi, dan keamanan digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran siswa sebagai duta literasi digital di Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 6 Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, diskusi interaktif, simulasi, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program pengabdian mampu meningkatkan pemahaman siswa terkait literasi digital, khususnya dalam memahami etika bermedia sosial, mengidentifikasi hoaks, menjaga keamanan data pribadi, serta memanfaatkan media digital secara produktif dan edukatif. Selain itu, pembentukan kelompok duta literasi digital berhasil mendorong keterlibatan aktif siswa sebagai agen perubahan dalam membangun budaya digital yang sehat di lingkungan sekolah. Program ini juga memperlihatkan bahwa pendekatan berbasis partisipasi siswa efektif dalam menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual dan berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi dalam penguatan budaya literasi digital sekaligus mendukung pembentukan karakter siswa yang kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.
Copyrights © 2026