Kepemimpinan penghulu memegang peran strategis dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kepemimpinan Penghulu dalam Pelaksanaan Program Pemberdayaan Budidaya Ikan Lele di Kampung Sungai Tengah Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap lima informan yang dipilih secara purposive, terdiri dari penghulu, Badan Permusyawaratan Kampung (BPKam), ketua pelaksana program, dan dua ketua kelompok budidaya. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan keabsahan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan penghulu telah mencakup tiga orientasi kepemimpinan, yaitu berorientasi tugas, berorientasi hubungan kerja, dan berorientasi hasil yang efektif, namun belum berjalan secara optimal. Perencanaan dilakukan secara partisipatif melalui musyawarah kampung dan pembagian tugas telah ditetapkan, namun pengawasan langsung masih terbatas, komunikasi belum intensif, dan tujuan program belum tercapai akibat berbagai hambatan teknis dan keamanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan intensitas pengawasan langsung, komunikasi yang lebih aktif, serta penguatan kapasitas kelompok budidaya menjadi kunci terwujudnya program pemberdayaan yang efektif dan berkelanjutan di tingkat desa.
Copyrights © 2026