Penelitian ini penting karena pemikiran Jamaluddin al-Afghani menjadi pintu masuk untuk memahami relasi Islam, modernitas, dan perlawanan terhadap kolonialisme pada abad ke-19 dan ke-20. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis gagasan, aktivitas, serta pengaruh al-Afghani dalam sejarah Islam modern. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan historis-analitis. Data dikumpulkan melalui telaah buku dan artikel ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi melalui tahap reduksi data, pengelompokan tema, interpretasi historis, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Afghani berperan sebagai penggagas Pan-Islamisme, pengkritik kolonialisme Barat, pendorong rasionalisme dan anti-taklid, serta inspirator reformasi pendidikan Islam. Gagasannya menekankan persatuan umat, penggunaan akal, pembukaan ruang ijtihad, dan penguasaan ilmu pengetahuan modern tanpa melepaskan nilai keagamaan. Pengaruhnya terlihat pada pemikiran Muhammad Abduh, Rasyid Ridha, serta gerakan pembaruan Islam di berbagai kawasan Muslim. Temuan ini menegaskan bahwa al-Afghani bukan hanya aktivis politik, melainkan juga arsitek kebangkitan intelektual Islam yang menghubungkan iman, ilmu, solidaritas, dan kemandirian umat
Copyrights © 2026