Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang paling umum dengan etiologi yang heterogen, gejala klinisnya, respons pengobatannya, dan perjalanan penyakitnya bervariasi. Trombositopenia merupakan suatu kondisi dimana kadar sel trombosit seseorang menurun hingga kurang dari nilai normal. Mekanisme yang mendasari bagaimana Clozapine menyebabkan trombositopenia yaitu karena Clozapine memicu respon imun yang abnormal dan menghasilkan autoantibodi yang menyerang trombosit dan menyebabkan penghancurannya (imunotrombositopenia). Skizofrenia mempengaruhi sekitar 24 juta orang atau 1 dari 300 orang (0,32%) di seluruh dunia. Angka ini adalah 1 dari 222 orang (0,45%) di kalangan orang dewasa. Penyakit ini tidak sesering gangguan mental lainnya. Paling sering terjadi pada masa remaja akhir dan usia dua puluhan, dan cenderung terjadi lebih awal pada pria dibandingkan pada Wanita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh obat antipsikotik terhadap jumlah trombosit pada pasien skizorenia. Metode yang digunakan dengan desain studi cross-sectional, menggunakan data pasien sebanyak 443 pasien skizofrenia yang menjalani rawat inap selama bulan Agustus – Oktober 2023, dan mendapatkan terapi obat tunggal Clozapine maupun obat kombinasi dengan obat antipsikotik lainnya (kombinasi Clozapine dan obat Antipsikotik lainnya, serta menggunakan hasil pemeriksaan profil darah lengkap (nilai trombosit) setelah pasien menjalani rawat inap selama 2 minggu. Hasil penelitian didapatkan tidak terdapat pengaruh secara statistic antara obat antipsikotik terhadap jumlah nilai trombosit (p= 0.216; CI 95%= -0.130 – 0.575). Kesimpulan pada penelitian ini tidak terdapat pengaruh antara obat antipsikotik dengan jumlah nilai trombosit pada pasien skizofrenia.
Copyrights © 2026